bulir-bulir air hujan turun membasahi ujung rambutku terus jatuh diantara kedua pipi. tenang, damai,ucapan syukurku terhadap sang pencipta, Yesus Kristus Tuhanku. kedalaman cinta sesejuk udara pagi pada waktu itu, ketika aku berdiri ditengah hutan pinus dengan ketinggian 1500 dpl